Waspada! Apa itu Super flu di Indonesia? Cari Tahu Penyebab dan Cara Mencegah Penyebarannya!

Waspada! Apa itu Super flu di Indonesia? Cari Tahu Penyebab dan Cara Mencegah Penyebarannya!

Saat ini, masyarakat banyak mengkhawatirkan penyakit yang dijuluki sebagai super flu. Mengutip dari Tempo, super flu bukanlah istilah medis resmi, melainkan sebuah julukan untuk menyebut varian Influenza A (H3N2) subclade K atau dikenal sebagai clade 3C.2a1b.2a.2a.3a.1.

“Influenza mengalami mutasi untuk menghindari sistem kekebalan tubuh manusia. Karena itu, vaksin flu perlu diperbarui secara berkala. Subtipe influenza A (H3N2) telah ada sejak 1968 dan sudah mengalami lebih dari selusin perubahan,” ungkap Dosen Fakultas Kedokteran, IPB University pada Senin, 12 Januari 2026.

Sejak ditemukan pada 1968, Influenza A (H3N2) sudah bermutasi lusinan kali. Hingga saat ini tidak ada bukti bahwa flu yang disebabkan oleh Influenza A (H3N2) subclade K lebih berbahaya dibanding flu biasa. Gejala utama seseorang yang terjangkit influenza dengan tipe ini relatif sama dengan flu pada umumnya, yaitu demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan rasa lemas pada tubuh.

Namun, terdapat pakar yang menyebut bahwa Influenza A (H3N2) dapat menimbulkan sakit kepala, nyeri otot, hingga demam tinggi sampai dengan 40°C.

“Kalau flu biasa paling 37-38,5 derajat Celcius, [subclade K] bisa sampai 41 derajat menurut data. Lebih tinggi artinya,” ungkap Agus Dwi Susanto, Dokter Paru RS Jakarta Medical Center pada Jumat 2 Januari 2026.

Salah satu pencegahannya adalah dengan vaksin influenza. Tjandra Yoga Aditama, Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) mengungkap vaksin tersebut dibuat berdasarkan subvarian H3N2 yang lama, bukan subclade K, namun beberapa penelitian mengungkap bahwa vaksin tersebut masih memiliki efektivitas untuk mencegah super flu, meski tidak setinggi H3N2.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyakit Menular Kemenkes RI, dr Prima Yosephine mengungkap, meski temuan pertama kali dilaporkan pada 25 Desember 2025 oleh Balai Besar Laboratorium Kesehatan, subclade K belum mendominasi keseluruhan kasus influenza secara nasional.

“Pemantauan terhadap super flu akan terus diperkuat melalui surveilans, pelaporan, dan kesiapsiagaan untuk merespons perkembangan situasi influenza di Indonesia dan global,” tegas dr Prima Yosephine.

Meski dapat dikatakan bahwa penyebaran super flu tersebut masih relatif aman, Kementerian Kesehatan tetap menegaskan kepada masyarakat untuk menjaga kewaspadaan. Masyarakat diingatkan untuk selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Bagikan
WhatsApp
Facebook
LinkedIn

Telah Diliput oleh Media Tepercaya

Scroll to Top

Terima Kasih

Follow sosial media GPOS untuk lihat informasi terbaru