GPOS Lite kembali menghadirkan pembaruan fitur di aplikasi apotek miliknya untuk membantu operasional apotek menjadi lebih efisien, akurat, dan terintegrasi. Pada update terbaru ini, GPOS Lite memperkenalkan dua fitur utama, yaitu fitur Akuntansi dan Stok Opname Berjalan.
Sebagai sistem apotek yang terus berkembang mengikuti kebutuhan industri farmasi, kedua fitur ini dirancang untuk menjawab tantangan yang selama ini sering dihadapi apotek, mulai dari pencatatan keuangan manual hingga kendala saat proses stok opname berlangsung di tengah transaksi yang tetap berjalan.
Menurut Product Manager GPOS, Mawla Ahmad, pengembangan fitur ini berangkat dari kebutuhan apotek yang semakin kompleks dan membutuhkan software apotek yang dapat bekerja secara otomatis tanpa mengganggu aktivitas harian.
“Fitur Akuntansi dibuat untuk mengotomatisasi pencatatan keuangan yang terintegrasi dengan modul penjualan, pembelian, dan persediaan sehingga risiko kesalahan manual dapat diminimalkan. Sementara fitur Stok Opname Berjalan hadir untuk mengatasi ketidakakuratan data stok fisik dan sistem ketika transaksi tetap berjalan saat proses opname dilakukan,” jelas Mawla.
Melalui fitur Stok Opname Berjalan, proses penghitungan stok kini menjadi lebih fleksibel karena apotek tetap dapat melayani transaksi penjualan maupun pembelian selama opname berlangsung. Sistem akan mulai melacak pergerakan stok suatu barang setelah petugas menginput hasil hitung fisiknya, sehingga data tetap akurat dan tidak “kacau” akibat perubahan stok yang terus berjalan.
Selain itu, hasil perhitungan dan selisih stok juga diperbarui secara otomatis secara real-time sehingga admin dapat langsung memantau perubahan yang terjadi di sistem.
Di sisi lain, fitur Akuntansi membantu apotek mendapatkan laporan keuangan otomatis yang selalu ter-update. Sistem apotek GPOS Lite bekerja menggunakan metode inventory perpetual, di mana setiap transaksi barang maupun uang akan langsung memicu jurnal akuntansi secara otomatis.
“Laporan Laba Rugi dan Neraca dapat mencerminkan kondisi bisnis terkini tanpa perlu input manual berulang. Ini membantu pemilik apotek mengambil keputusan lebih cepat dan berbasis data,” tambah Mawla.
Fitur Akuntansi di aplikasi apotek GPOS Lite juga dilengkapi beberapa komponen utama seperti Chart of Accounts (COA), penjurnalan otomatis, serta manajemen kas dan bank yang saling terintegrasi dengan operasional apotek sehari-hari.
Sementara pada fitur Stok Opname Berjalan, sistem dirancang dengan alur kerja yang sederhana. Admin dapat membuat perintah stok opname berdasarkan lokasi atau kategori produk, kemudian petugas melakukan input stok fisik di lapangan. Setelah itu, sistem akan otomatis menghitung selisih stok termasuk penyesuaian apabila terjadi barang masuk atau keluar selama proses berlangsung.
Untuk menjaga keamanan dan akurasi data, software apotek GPOS Lite juga menerapkan pemisahan akses antara pembuat perintah dan petugas penghitung stok.
Dari hasil implementasi awal pada produksi Januari 2026, pengguna memberikan sejumlah masukan positif sekaligus saran pengembangan untuk meningkatkan pengalaman penggunaan fitur. Beberapa di antaranya adalah penambahan pop-up validasi apabila jumlah input batch tidak sesuai dengan total hitung fisik, penampilan deskripsi produk secara lebih jelas di tabel utama, hingga penambahan ikon visual seperti ikon “mata” dan “pensil” agar navigasi lebih intuitif bagi staf lapangan.
Sementara itu, Henry Setiawan Ongkojoyo, Head of Digital Business & Channel Development, menjelaskan bahwa pembaruan fitur ini merupakan bagian dari visi besar GPOS dalam membangun ekosistem digital apotek yang terintegrasi dari sisi operasional hingga bisnis.
“GPOS ingin membantu apotek tidak hanya sekadar berjualan, tetapi juga memiliki sistem manajemen bisnis yang modern, terukur, dan terhubung dalam satu platform,” ujar Henry.
Menurutnya, fitur terbaru ini menjadi langkah penting untuk membantu apotek bertransformasi secara digital tanpa harus menggunakan banyak aplikasi terpisah.
“Kalau dirangkum dalam satu kalimat, alasan utama user harus menggunakan fitur ini adalah karena GPOS Lite membantu apotek bekerja lebih rapi, lebih akurat, dan lebih efisien dalam satu sistem terintegrasi,” lanjutnya.
Henry juga berharap pembaruan ini dapat memberikan dampak nyata terhadap efisiensi operasional apotek dalam beberapa bulan ke depan, terutama dalam mengurangi selisih stok, mempercepat proses audit internal, dan membantu pemilik usaha memantau kondisi keuangan secara real-time.
Dengan hadirnya fitur Akuntansi dan Stok Opname Berjalan, GPOS Lite terus memperkuat komitmennya sebagai aplikasi apotek dan software apotek yang membantu apotek berkembang di era operasional modern yang serba cepat dan berbasis data.