Cek Kalender Hijriah 2026 Terbaru, Jadwal Ramadan dan Idul Fitri Terlengkap!

Cek Kalender Hijriah 2026 Terbaru, Jadwal Ramadan dan Idul Fitri Terlengkap!

Kalender Hijriah bukan sekadar penanda hari besar keagamaan. Bagi Apotek, kalender ini dapat menjadi acuan dalam mengantisipasi peningkatan kebutuhan obat, penyesuaian jam operasional, serta penyediaan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, terutama pada bulan-bulan tertentu seperti Ramadan dan Dzulhijjah.

Dengan memiliki Kalender Hijriah 2026 terbaru, kamu dapat menyusun perencanaan yang lebih matang, baik dalam aspek layanan kesehatan maupun operasional Apotek. Yuk, simak kalendernya di bawah ini!

Awal Ramadan 1447 H Tahun 2026

Berdasarkan perhitungan hisab yang digunakan oleh Muhammadiyah, 1 Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Sementara itu, dengan metode rukyatul hilal yang menjadi pedoman Nahdlatul Ulama (NU), awal Ramadan 1447 H diprediksi berlangsung pada Kamis, 19 Februari 2026.

Perbedaan satu hari tersebut terjadi karena adanya perbedaan pendekatan dalam penetapan awal bulan Hijriah. Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal, sedangkan NU menunggu hasil observasi hilal secara langsung sebelum menetapkan awal bulan.

Kalender Hijriah 2026 dan Perkiraan Hari Besar Islam 2026

Berikut adalah gambaran perkiraan tanggal penting dalam kalender Hijriah 2026 yang dikonversikan ke kalender Masehi:

  • 1 Ramadan 1447 H: 18 Februari 2026 (versi Muhammadiyah) / 19 Februari 2026 (versi NU)
  • 1 Syawal 1447 H (Idul Fitri 2026): 20 atau 21 Maret 2026
  • 10 Zulhijah 1447 H (Idul Adha 2026): diperkirakan 27-28 Mei 2026 
  • 1 Muharram 1448 H (Tahun Baru Islam): diperkirakan 16 Juni 2026

Perkiraan Idul Fitri 2026

Apabila Ramadan 1447 H dimulai pada 18 Februari 2026 sesuai perhitungan Muhammadiyah, maka 1 Syawal 1447 H berpotensi jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Namun, jika Ramadan dimulai pada 19 Februari 2026 sebagaimana kemungkinan versi NU, maka Idul Fitri 1447 H diperkirakan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Dengan demikian, Idul Fitri 2026 diproyeksikan berlangsung pada 20 atau 21 Maret 2026, bergantung pada hasil rukyatul hilal pada akhir Ramadan. Keputusan resmi secara nasional tetap akan ditetapkan melalui sidang isbat pemerintah menjelang akhir bulan puasa.

Perlu dipahami bahwa kalender Hijriah mengikuti siklus peredaran bulan, sehingga satu bulan dapat terdiri dari 29 atau 30 hari. Hal inilah yang memungkinkan terjadinya perbedaan satu hari dalam penetapan tanggal.

Pada bulan Ramadan, misalnya, pasien dengan penyakit kronis seperti hipertensi atau diabetes memerlukan penyesuaian jadwal konsumsi obat. Selain itu, menjelang Idul Fitri, terjadi peningkatan mobilitas masyarakat yang dapat berdampak pada kebutuhan obat perjalanan, suplemen, hingga layanan kesehatan tertentu.

Perencanaan berbasis kalender memungkinkan Apotek memberikan layanan yang lebih proaktif dan responsif. Perencanaan yang baik memerlukan dukungan sistem yang memadai. Tanpa pencatatan yang rapi, sulit bagi Apotek untuk menganalisis pola kebutuhan, maka itu penting untuk menggunakan sistem yang tepat seperti GPOS Lite untuk memastikan operasional Apotek berjalan lebih efisien dan responsif.

Bagikan
WhatsApp
Facebook
LinkedIn

Telah Diliput oleh Media Tepercaya

Scroll to Top

Terima Kasih

Follow sosial media GPOS untuk lihat informasi terbaru